MODERASI BERAGAMA : LANDASAN ETIKA DALAM PEMILU 2024

Authors

  • Iyasti Ernawati LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara Author

DOI:

https://doi.org/10.7777/n77r2j28

Keywords:

Moderasi Beragama, Etika Demokrasi, Wasathiyyah

Abstract

Tahun 2024 menjadi momentum penting dalam sejarah demokrasi Indonesia melalui Pemilihan Umum (Pemilu). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi moderasi beragama sebagai landasan etika dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, dengan fokus pada upaya menciptakan pesta demokrasi yang damai dan menghindari potensi konflik berbasis agama. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji literatur, jurnal, buku, dan dokumen relevan terkait moderasi beragama serta aplikasinya dalam konteks politik. Data dianalisis secara kualitatif melalui content analysis untuk menemukan tema utama yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama, dengan prinsip wasathiyyah (jalan tengah), mampu menjadi solusi atas ancaman budaya kekerasan dan polarisasi politik di masyarakat. Moderasi ini menekankan penghormatan terhadap perbedaan, penerapan prinsip tabayyun (klarifikasi informasi), dan penghindaran perilaku ekstrem seperti sukhriyyah (merendahkan pihak lain). Selain itu, moderasi beragama mampu mendukung pelaksanaan Pemilu yang jujur, bertanggung jawab, dan akuntabel. Dalam perspektif agama, nilai-nilai universal seperti toleransi, keadilan, dan cinta kasih berperan penting dalam menjaga harmoni dan persatuan bangsa, terutama dalam menghadapi eskalasi politik. Dengan menjadikan moderasi beragama sebagai pedoman etika, Pemilu 2024 berpotensi menjadi perhelatan demokrasi yang tidak hanya mencerminkan nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga memperkuat kohesi sosial di tengah keberagaman. Kolaborasi antara tokoh agama, politik, dan masyarakat diperlukan untuk merealisasikan prinsip-prinsip moderasi ini, sehingga dapat menciptakan iklim demokrasi yang sehat, damai, dan bermartabat.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

23-11-2024

Issue

Section

Articles